Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat posisi di pasar global melalui ekspor rempah bernilai tambah. Salah satu perusahaan yang berhasil menonjol adalah PT Natura Perisa Aroma (NPA) lewat merek Nekaboga, produsen sekaligus eksportir rempah nasional yang terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas komoditas Indonesia.
Dalam gelaran International Pepper Conference (IPC) 2025 di Kochi, India, Nekaboga meraih apresiasi internasional dengan memenangkan penghargaan Best Export of Value-Added Pepper Products 2024 untuk Kategori Indonesia. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan yang berhasil meningkatkan nilai tambah lada ekspor secara inovatif. Ini menjadi kemenangan kedua bagi Nekaboga sejak menjadi anggota IPC pada 2017, menegaskan posisinya sebagai pelaku ekspor rempah Indonesia yang unggul dalam kualitas dan inovasi, bukan hanya volume.
Di tengah persaingan industri rempah dunia, Nekaboga mengutamakan proses pengolahan lada menggunakan teknologi steam sterilization, yang memastikan standar mutu serta keamanan pangan internasional. Pendekatan ini semakin memperkuat daya saing rempah Indonesia dan meningkatkan nilai komoditas di pasar global.
Managing Director PT Natura Perisa Aroma, Billy Laurence, menegaskan bahwa Nekaboga memiliki misi untuk menjadikan rempah Indonesia tidak lagi dipandang sebagai bahan mentah semata, tetapi sebagai produk bernilai tinggi yang diakui secara global. “Penghargaan ini merupakan bukti nyata komitmen kami terhadap kualitas, inovasi, dan keberlanjutan,” ungkapnya.
IPC 2025 dihadiri lebih dari 130 perusahaan dari berbagai negara produsen lada dunia. Selain sesi penganugerahan, konferensi ini menjadi ajang berbagi wawasan, pameran, dan kolaborasi internasional.
Sebagai merek di bawah PT Natura Perisa Aroma, Nekaboga telah menjadi pelopor industri pengolahan rempah di Indonesia selama lebih dari 30 tahun dengan menerapkan prinsip keberlanjutan. Produk-produknya meliputi lada hitam, lada putih, kayu manis, kunyit, ketumbar, pala, cabai jamu, lengkuas, jahe, fuli pala, kemukus, temulawak, hingga asam jawa.
Seluruh bahan baku diperoleh langsung dari petani lokal yang menjadi mitra utama perusahaan, mencerminkan komitmen Nekaboga terhadap keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat Indonesia. Dengan berbagai inovasi ini, Nekaboga kembali menunjukkan keunggulan rempah RI di pasar global.